Janji seorang wanita
Bogor, 03 April 2009
20.36 Wib
Bolehkah aku bicara soal hati ?
Dengan perasaan yang luka, dan bukan air mata yang aku jatuhkan lagi
Tapi perasaan yang hancur akan suatu harapan yang membuatku tak bisa berharap lagi.
Aku takut mempunyai harapan kembali
Aku takut berangan dan bermimpi mempunyai cinta yang utuh
Aku juga takut untuk mendinginkan perasaan tulus kepadaku
Aku slalu takut menghadapi keinginan
Aku tlah berjanji pada saat cinta menilaiku
Tapi apa yang kudapat saat itu
Penghianatan yang manis
Menghiasi setiap langkah nafasku
Aku jatuh
Tapi tak ada yang bisa menolongku saat itu
Karena aku tau saat aku menginginkannya tak ada yang mulai untuk menyukai harapanku
Sungguh .. aku nikmati semua perasaan yang kudapat meskipun tertulis
”aku harus menangis dan merasakan kembali ”
Aku seperti terdakwa
Tak ada lagi manusia tersenyum menghiasi hariku saat itu
Kutukan kah ?
Tidak akan kujadikan alasan perjuangkan awal yang kuinginkan
Untuk berhenti mencintainya ..
Berhenti mengindahkannnya
Berhenti menyanjungnya
Berhenti memberi hadiah kesetian yang kulakukan saat ini untuknya ..
Aku tak perduli apa yang orang lain katakan tentang kebodohanku
Karena aku melakukannya dengan kesadaran yang nyata
Bogor, 13 Juni 2009
Aku takkan pernah merasa lelah dengan keindahan yang kubuat sendiri
Meskipun terhias air mata
Aku jatuh kan hatiku untuknya dan aku juga bisa patahkan hatiku untuknya
Cinta ini abai untuk dimilikinya apapun keadaannya
Salam terakhir penghianatan yang dihadiahkan untukku
Sangat indah sehingga aku tak sempat berucap apapun dihadapannya
seperti penjahat hati yang mampu menuduhku aku tuk melakukannya
yang selalu menuduhku penyebabnya
dan aku tetap merasa pantas untuk mencintai dirinya dan kehidupannya
Depok, 09 Agustus 2009
08.56 wib
Aku hanya bisa berharap aku memiliki dua nyawa
Untuk menerima semua kenyataan yang terjadi padaku
Marah ??
Aku tak pantas marah karena ini pilihannya
Yang hanya bisa aku artikan tentang kehidupan yang tak layak untukku minta kembali
Angkuhnya perasaan yang tulus untuk terbalas dengan keinginan yang tumpul
Begitu mudahnya dia menjatuhkan semua harapan yang aku gantungkan di kehidupanku
Begitu mudahnya dia menjual semua keinginan tulusnya cinta ini
Tak habis pikir !!
Untuk membuatnya berucap maaf untukku
Dia tetap berdiri tegak untuk menyadari
Dan dia selalu bahagia karena aku menangis untuknya
Apa yang ia pikirkan
Saat aku meminta ”tolong aku ingin kau ada disini ”
Apa yang ia lakukan
Saat aku menjawab semua keraguannya
Apa yang ia inginkan saat ia tau aku menangis saat dihadapnnya
Dan aku tak pernah dapat jawaban itu
Tak pernah berfikir akan kebodohan yang kulakukan dihadapannya
Aku hancur melebihi pecahan gelas yang masih bisa dipilih untuk terbuang
Namun sekali lagi
Air mataku dan rasa sakit ini tak bisa membuatku berhenti mencinta
Dan berucap ’’tolong jangan tinggalkan aku dengan keadaan yang bisa membunuhku ”
Bogor 18 agustus 2009
14.52 wib
Bagaimana caranya aku bisa memeluknya saat ini
Tolong beritahu aku !
Disetiap waktu yang aku dengar dan slalu aku lihat berharap dia akan menjamah rasa rinduku yang mendalam
Tapi kembali lagi dengan kesetian yang begitu nyata untuk tetap menunggu
Dia bisa tertawa dihadapanku
Dan berucap slalu ”berubahlah jadi yang kumau”
Terkejut dengan apa yang dia sampaikan kalimat itu slalu untukku
Ternyata ia tak bisa mencintaiku selayaknya aku
Dan setiap waktunya kusuguhkan kehidupanku untuknya itu belum membuatnya puas untuk merampas semua kebahagianku
Aku menangis ?
Tak ada air mata yang bisa ku jamu untuk menunjukkan aku tersudut dengan ucapannya
Aku selalu tersudut olehnya dan itu selalu
Bogor 09 September 2009
12.57 wib
Sebuah pilihan yang tak bisa membuatku untuk meminta sekali saja aku diberikan kesempatan untuk melaluinya
Kau selalu bisa berhasil mematahkan perasaan ini Tuan
Yaa .. dia memang manusia biasa yang lengkap dengan semua anggota tubuhnya
Namun dia tetap bisa mengambil dan menghancurkan semua yang ada ditubuhku
Bahkan di setiap perjalananku
Aku tidak tau mengapa sampai detik ini aku masih bisa berharap
Dia akan kembali seperti seorang manusia yang pertama kali aku mengenalnya
Dan jawabannya itu tidak akan pernah mungkin
Bogor 16 september 2009
16.25 wib
Berilah aku jawaban mengapa aku harus merasakan yang tak pernah terlintas difikiranku untuk mendapat hadiah seperti ini !!
Sebenarnya apa salahku ???????
Dia slalu mampu membuatku merasa aku lah sumber keslahan tersebut
Sampai pada saat ia menuduhku yang tak pernah aku lakukan sama sekali
Mampu meludahiku dengan lantangnya
Dan selalu bangga untuk menghinaku dengan keadaan yang saat ini ia ketahui
Habis semuanya
Dan saatnya aku menyerah melakukannya
Tolong jangan ganggu kehidupanku jika itu yang kau inginkan
Manusia biasa yang mempunyai hati dan harapan dan berhasil kau hancurkan Tuan
Hanya ingin membuatnya tersenyum dan bahagia
Namun aku gagal dan aku lah yang berhak menangis
Penyesalan itu tetrtuju untukku
Dengan membawa kata maaf dan berjanji dia mampu membuatku merasa bahagia dan sangat pantas untuk bahagia.
Dengan keinginan yang dalam
Untuk pertahankan perasaan yang ia miliki
Jawabanku pun masih tetap
Aku tetap mencintainya pada saat aku mengetahui dia telah berbuat yang sungguh tidak ingin aku ketahui
Bogor 01 Oktober 2009
16.45 wib
Baru kusadari ternyata semuanya seperti ini
Dan aku mengetahui setelah aku bisa mendengar suara itu
Kau berhasil Tuan
Berhasik menghancurkan kehidupanku, harapanku bahkan ragaku
Ini adalah perasaan seorang wanita yang sedang patah hati
Patah akan cintanya
Patah akan harapannya
Patah akan ungkapan yang terucap sempurna saat waktu ia miliki
Tuhan.. beri aku kekuatan untuk menahan air mata ini
Jangan sampai terlihat ketika aku dihadapannya
Jangan sampai terdengar
Dan aku bisa melakukannya
Bogor 20 Oktober 2009
21.48 wib
Malam yang bisa melihatnya
Dan malam pula yang sanggup membuatku tetap ada
Sejenak tertampar oleh ucapannya
Apa yang ia pikirkan ?
Apa yang ia rasakan setelah ini ?
Ia hanya terdiam melihat dan menerima semua yang terjadi
Pantaskah ia menangis ?
Utnuk menyesali apa yang ia dapatkan dan seterusnya
Menurutku ia lemah bahan terlalu lemah
Sehingga mudahnya ia berlisan seperti itu
Tolong peluk ia saat ini juga
Tak ada yang bisa untuk menahannya yang berkeinginan
Ia hancur sehancur-hancurnya
Tak adil untuk ia dapatkan hai wanita indah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar